Postingan

KENDALA DALAM REPLACEMENT CREW KAPAL

Gambar
  Dalam menangani replacement crew kapal terdapat beberapa permasalahan yang menjadi Kendala bagi crewing untuk mendapatkan dan menangani pergantian crew kapal. Berikut kendala yang sering dihadapi pada perusahaan pelayaran dalam pelaksanaan mekanisme replacement crew di atas kapal. A.     Control Waiting List yang tidak beraturan Banyaknya pergantian crew kapal dalam waktu sebulan menjadikan crewing lengah dalam mengatur Waiting List crew baik Deck ataupun Engin Departement. Hal ini menyebabkan pencalonan crew kepada ship owner tidak merata dan berkeadilan sehingga banyak calon crew yang terlalu lama stand by akan tetapi tidak segera mendapat panggilan dari perusahaan, B.     Permintaan Crew Kapal Urgent Proses perekrutan crew yang lama menjadi alasan apabila terdapat permintaan urgent crew menjadi kendala bagi crewing dalam menjalankan tanggung jawabnya, apalagi tidak ada stok crew yang sesuai dengan permintaan. Hal tersebut tentu saja memb...

PERSIAPAN CREW KAPAL SEBELUM SIGN ON

Gambar
  Crew kapal yang sudah dinyatakan lolos menjalani 3 tahap dalam rekrutmen dan seleksi harus melakukan beberapa persiapan untuk sign on. Persiapan dan tahapan yang harus dilewati dan dijalani pada setiap perusahaan memiliki sedikit perbedaan, namun pada umumnya terdapat 6 tahap yang harus dikerjakan oleh pihak crewing management, yaitu sebagai berikut : 1.      Melakukan komunikasi dengan superintendent 2.      Memesan wearpack, tiket, dan safety shoes untuk calon crew 3.      Membuat permintaan uang saku selama perjalanan dari lokasi crew ke pelabuhan tempat sign on. 4.      Menelpon pihak kapal seperti Master untuk memastikan lokasi sign on. 5.       Membuat laporan resmi tentang crew change dan informasi crew yang di sign off kan melalui email. 6.     Sebagai crewing harus bisa memperhitungkan dengan tepat mengenai waktu proses penyerahan mutasi dengan cara meng...

PROSES RECRUITMENT CREW KAPAL

Gambar
  Dalam proses perekrutan crew kapal, Crewing Departement perusahaan pelayaran akan melakukan beberapa tahapan proses yang dibagi menjadi 3 tahap sebagai berikut : Ø   Tahap 1 Pada tahap pertama akan melibatkan Divisi HRD untuk pengecekan CV dan kesekapakatan gaji, selanjutnya akan diarahkan ke Divisi Superitendent untuk melaksanakan interview awal. Proses akhir pada tahap 1 ini adalah calon crew akan dihadapkan oleh Divisi DPA dan GM untuk pengecekan CV akhir dan interview keseluruhan dan memberikan hasil akhir mengenai lolos tidaknya calon crew kapal. Ø   Tahap 2 Pada tahap kedua merupakan proses familiarisasi kepada crew kapal yang dinyatakan lolos pada tahap pertama. Langkah awal yang dijalani adalah pemberian informasi mengenai kapal yang akan dituju oleh superintendent, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan mengenai system kerja kapal untuk ISM CODE. Ø   Tahap 3 Tahap terakhir yang dilalui oleh calon crew adalah melakukan pengecekan kesehatan...

CREWING MANAGEMENT

Gambar
Dalam menentukan crew di atas kapal diperlukan perencanaan, pemenuhan persyaratan, dan aspek penting yang harus diperhatikan. Ada beberapa proses yang perlu dilakukan untuk melakukan rekrutmen crew kapal, maka dari itu diperlukan Crewing Management. Apa itu Crewing Management Crewing Management atau Manajemen Pengawakan Kapal merupakan suatu bagian dari Shipping Company yang memiliki tanggung jawab dalam mengatur dan merencanakan rekrutmen crew kapal mulai dari persiapan persyaratan pelaut sebelum On Board hingga koordinasi dengan pihak di atas kapal agar crewchange schedule berjalan tepat waktu. Apa Dasar Dalam Melakukan Crewing Management 1.      UU No.17 Tahun 2008 (Tentang Pelayaran) 2.      Peraturan Kemenhub No. 58 Tahun 2021 (Tentang Sertifikasi Maritime Labour Convention) 3.      Peraturan Kemenhub No. PM 84 Tahun 2013 (Tentang Perekrutan Dan Penempatan Awak Kapal)   SEKIAN PEMBAHASAN KALI I...

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PENGGUNAAN SYSTEM INAPORTNET

Gambar
  Penggunaan system inaportnet pada proses pelayanan kapal dan barang merupakan salah satu usaha negara Indonesia dalam mengikuti perkembangan teknologi. Ada banyak fitur dan fungsi inaportnet yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pelayanan kapal ataupun barang di pelabuhan, namun dalam penerapan di lapangan inaportnet masih memiliki kelebihan dan kekurangan. KELEBIHAN 1.      Peningkatan dalam akses informasi dari pengguna jasa 2.      Berkontribusi secara langsung dalam peningkatan daya saing perusahaan, contohnya penggunaan Electronic Data Interchange antar (EDI) perusahaan. 3.      Efisiensi waktu dan biaya bagi pengguna jasa 4.      Mengurangi kesalahan dalam input data dan dokumen dalam pelayanan kapal 5.      Mempermudah monitoring pengguna jasa layanan Inaportnet KEKURANGAN 1.      Pada kondisi koneksi jaringan intern...

INAPORTNET?

Gambar
  Pelabuhan merupakan salah satu tempat penunjang pergerakan perekonomian negara, tidak dapat dipungkiri kegiatan dan aktivitas yang ada di pelabuhan sangat padat, maka dari itu dibutuhkan system sarana pendukung aktivitas kepelabuhan guna pengintegrasian dalam proses pelayanan kapal dan barang baik proses kegiatan dalam pelabuhan itu sendiri ataupun proses perizinan dengan instansi terkait. Atas dasar itu Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan Laut membuat system layanan secara elektronik berbasis internet yang bernama Inaportnet. Apa itu Inaportnet ? Inaportnet adalah sebuah system elektronik berbasis internet untuk mengintegrasikan pelayanan kapal dan barang yang meliputi proses clearance dan perpanjangan masa tambat kapal di pelabuhan. Selain pengintegrasian proses pelayanan di pelabuhan inaportnet juga terhubung dengan Indonesia National Single Window (INSW) dan instansi pemerintah terkait kegiatan kepelabuhan seperti   Bea Cukai, Imigrasi, Badan K...

APA KENDALA YANG MENYEBABKAN KETIDAKLANCARAN PROSES PENAGIHAN DISBURSEMENT?

Gambar
  Proses penagihan disbursement sudah dibahas secara singkat pada publikasi sebelumnya. Namun, dalam menjalankan proses kegiatan penagihan disbursement terkadang ada beberapa kendala yang menyebabkan ketidaklancaran penagihan atau bahkan keterlambatan pembayaran dari principal . Berikut 2 kendala penyebab ketidaklancaran proses penagihan disbursement . A.     Hilangnya Bukti Pembayaran Pengeluaran Kapal. Bukti pembayaran adalah bagian yang sangat penting pada proses penagihan disbursement karena tanpa adanya bukti pembayaran principal tidak akan bersedia membayar biaya yang dikeluarkan agent .   Bagian operasional perusahaan keagenan saat mengageni kapal di pelabuhan memiliki tanggung jawab dan pekerjaan yang banyak, sehingga terkadang terjadi keteledoran terutama dalam menyimpan bukti pembayaran pengeluaran kapal. Dari hilangnya bukti pembayaran tersebut menjadi penyebab terhambatnya penyusunan tagihan (Invoice). B.     Jumlah SDM Pada P...